Kaleidoskop Farah 2018!

Throwback to what I’ve been through..

Is there anyone who mentioned that life has to be conventional? No one! “Ga bosen apa kerja pindah-pindah?”, “Kapan mau nikah?”, “Jalan-jalan mulu, kapan nabung buat nikah?”, “Lihat deh temen-temen lain udah pada punya anak, ga tertarik punya juga?”. Muak ga sih sama pertanyaan template bersiklus dengan benchmark hidup konvensional: sekolah – kerja – nikah – punya anak? Kenapa kita terlalu sibuk ngurusin hidup orang lain daripada mikirin apa yang bisa kita kasih ke dunia ini selama kita hidup?

I’ve been learning many things so far. 2018 is a real epic year for me! Lit! Dari pada lama-lama tipes menyerap segala bentuk pertanyaan yang sifatnya “nyinyir bin julid”, I would look back to what I’ve been through in 2018 and let the negativity goes away!

Continue reading “Kaleidoskop Farah 2018!”

Belajar di Kinokuniya Suria KLCC

Siapa bilang belajar cuma di sekolah aja?

Ngumpulin mood untuk menulis itu BERAT!

Baiklah, mari kembali bercerita melalui tulisan yang “penting-ga-penting” ini 😀

Sore itu dengan impulsive-nya (setelah berhari-hari membusuk di kamar karena merasa malas “bersentuhan” dengan dunia luar) aku memutuskan untuk keluar. Kemana saja ga jadi soal, yang penting aku perlu bersentuhan dengan sinar matahari langsung, bukan lagi dari celah jendela kamar semata. Aku perlu “melihat” dunia dan berinteraksi dengan orang lain siapapun itu di luar sana.

Continue reading “Belajar di Kinokuniya Suria KLCC”

Selamat Idul Adha dari Kuala Lumpur!

Selamat Hari Raya Idul Adha! Ini kali pertamaku lebaran jauh dari keluarga. Meskipun bukan yang pertama menjadi perantau, tapi percayalah setiap hari raya baik itu Idul Fitri maupun Idul Adha pasti kuhabiskan dengan keluarga. Sedih? Iya. Tapi aku percaya Allah selalu punya skenarionya sendiri.

Continue reading “Selamat Idul Adha dari Kuala Lumpur!”