DAY 7: Favorite Movie

#30DaysWritingChallenge

Salah satu cara menghabiskan waktu untukku adalah dengan menonton film. It really is an entertaining one for me. Di samping membaca buku, atau mendengarkan musik, menonton bisa melepas penat atau sejenak kabur dari kehidupan nyata dan berfantasi dengan film yang ditonton. So it’s pretty hard for me to say what my favorite movie is.

Continue reading “DAY 7: Favorite Movie”

DAY 3: A Memory

#30DaysWritingChallenge

Rasanya terlalu banyak memori yang dapat disimpan di dalam otak manusia. Penyimpanan short-term memory ada di bagian lobus frontalis, tepatnya di prefrontal cortex. Setelahnya hippocampus akan bekerja untuk menjadikan memori pendek menjadi jangka panjang. 

Lalu satu memori apakah yang terekam dalam hippocampus-ku?

Continue reading “DAY 3: A Memory”

Do What You Wanna Do

Can you define what success is? Tiap orang punya parameternya masing-masing, buatku dengan merasa “financially independent” itu artinya aku sudah bisa sukses menjadi manusia yang seenggaknya ga menyusahkan orang lain, khususnya keluargaku. Tapi seringkali hal-hal kecil bisa memicu dan menggeser makna sukses itu sendiri. Contohnya? Omongan orang lain!

Continue reading “Do What You Wanna Do”

Melipir ke Port Dickson, Negeri Sembilan

Karena Malaysia ga cuma Kuala Lumpur!

Yow! Sesungguhnya aku teramat lelah melanjutkan artikel Port Dickson sebelumnya. Namun karena anaknya ga suka ketika sudah memulai tidak terselesaikan #eh yaudah lanjut deh yah bagian keduanya..

Tujuannya buat apa nulis ini? Kepuasan pribadi! Selain memori di otak, foto, video, dengan menulis aku bisa kembali mengingat apa yang pernah kulalui di hidupku seandainya lupa ingatan kan di masa depan (amit-amit Ya Allah).

Baiklah, melanjutkan cerita perjalananku di Port Dickson..

Continue reading “Melipir ke Port Dickson, Negeri Sembilan”